22.04 Edit This 0 Comments »
DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

1. Efek Positif

Telah kamu pelajari pada bab sebelumnya bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Artinya, keberadaan teknologi informasi dan komunikasi dapat memberikan manfaat atau keuntungan bagi kehidupan manusia. Ketika kamu menggunakan telepon, menonton televisi, mendengarkan radio, mengerjakan tugas dengan computer, dan menggunakan fasilitas internet, manfaat apa saja yang kamu rasakan ? Tentu saja semua masalahmu menjadi lebih mudah diatasi, bukan?

Pada dasarnya, perkembangan informasi dan komunikasi telah memungkinkan dan memudahkan manusia untuk dapat saling berhubungan dengan cepat, mudah, dan terjangkau. Informasi dari belahan dunia lain dapat di terima dengan cepat dan mudah melalui televisi, radio, surat kabar, majalah, atau internet. Aktifitas komunikasi antara dua tempat yang berjauhan menjadi lebih mudah dan cepat dengan menggunakan telepon, handphone, atau fasilitas email.

Dalam bidang pendidikan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpotensi untuk membangun masyarakat yang demokratis. Hal ini ditandai dengan adanya hubungan antara guru dan siswa, siswa dan siswa, guru dan guru, dan antara guru, siswa, orang tua, dan masyarakat dalam kaitannya dengan proses pendidikan di dalam dan di luar sekolah.

Lebih jauh lagi, teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadi sebuah alat yang efektif dalam mengatasi kemiskinan dunia. Teknologi informasi dan komunikasi telah memberikn sebuah kesempatan bagi Negara-negara berkembang menjadi sasaran utama dari pembangunan, yaitu pengentasan kemiskinan, jaminan kesehatan, dan pendidikan yang lebih efektif dari sebelumnya.

Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi batas-batas antar Negara menjadi hilang (borderless nations), demikian pula antara pendidikan, bisnis, dan bahkan media. Perkembangangannya sangat cepat sehingga hampir tidak ada aspek kehidupan (pendidikan, perdagangan, semua segi usaha, hiburan, pemerintahan, pola kerja, pola produksi, dan bahkan pola hubungan antarmanusia ) yang terlepas dari pengaruh ata dampak yang ditimbulkan oleh teknologi informasi dan komunikasi.

2 . Efek Negatif

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sering dianggap sebagai kebaikan atau kemudahan bagi para penggunanya. Namun, ketika nalar, kemampuan, dan iman kita belum memadai atau tidak siap mengikuti perkembangan tersebut, apakah kemudahan dan kebaikan yang dijanjikan itu bisa menjadi kenyataan dan bisa dinikmati?

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya menimbulkan efek positif yang konstruktif (membangun), tetapi juga menimbulkan efek negatif yang destruktif (merusak). Efek negatif tersebut disebabkan oleh perkembangan keimanan dan ketakwaan (imtaq) tak seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Penguasaan iptek bahkan digunakan untuk mengakali prosedur-prosedur yang jujur sehingga lahirlah cyber crime (pembajakan kartu kredit). Selain itu, penguasaan iptek juga malah digunakan untuk memuaskan hasrat duniawi sehingga lahirlah cyber porn (penyebaran aktivitas penyimpangan seksual dalam bentuk teks, gambar, maupun audio visual).

Adapun efek negtif lainnya dari penggunaan teknoloi informasi dan komunikasi adalah semakin maraknya aktivitas pembajakan atau perbanyakan serta penyebar luasan tanpa izin suatu karya cipta yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi, misalnya program komputer, buku, CD, VCD, dan DVD. Aktivitas tersebut merupakan tindak kriminalitas yang diatur oleh undang-undang karena termasuk kegitan illegal yang secara financial dapat merugikan pihak lain. Dengan demikian, yang terpenting dari keadaan tersebut adalah dibutuhkannya tanggung jawab moral baik dari penyedia (provider) maupun pengguna teknologi informasi dan komunikasi sehingga pemanfaatanya dapat didasari nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, etika, estetika dan kearifan para pemakainya. Hanya dengan mengembangkan nilai-nilai seperti itu, dampak negatif dari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi,khususnya internet, dapat diminimalkan terutama bagi generasi muda yang masih dalam masa pertumbuhan dan pencarian identitas diri.